Pages

profil ihsan sentono

Foto saya
kec brondong lamongan, jawa timur, Indonesia
bagi yang berminat menulis artikel di blog ini, harap mengirimkannya ke ihsansentono@gmail.com.

Kamis, 05 April 2012

nasehat mbah imron

''urip ojo digawe ngurusi awake dewe'' hidup jangan dihabiskan untuk mengurus kepentingan diri sendiri, itulah nasehat almaghfurlah mbah yai Imron marzuki kepada anak dan cucu beliau  juga kepada para murid dan santri-santri beliau.
pesan beliau yang sederhana tersebut kalau kita cermati mengandung makna yang sangat dalam karena sesungguhnya nilai hidup kita ditentukan oleh sebanyak dan sebaik apa pula aktifitas yang mengisi hari-hari kita . dalam bahasa Al Qur'an li yabluwakum ayyukum ahsanu amala , untuk mengetahui diantara kita siapa yang terbaik amalnya.
nasehat mbah yai Imro marzuki diatas bila kita renungkan menjadi sesuatu yag sangat pentig terlebih bagi generasi sekarang yang hidup pada zaman hedonisme seperti sekarang ini dimana egoisme individu setiap orang sedemikian hebat serta menipisnya rasa solidartas sosial  hal itu tumbuh akibat persaingan hidup yang makin sengit sehingga mendorong manusia untuk  mengabaikan rasa empati terhadap sesamanya dan tumbuh menjadi pribadi yang ''tego mentolo'' terhadap orang lain. bahkan yang lebih memprihatinkan lagi hedonisme  telah menggerus sendi-sendi ajaran agama Islam yang mulia seperti silatur rahim, menyantuni para dhuafa,dan para yatim .
bukankan sebaik baik manusia adalah menusia yang dapat membei manfaat kepada sesamanya .. 
demikian ahlak ajaran agama kita mengajarkan kepada kita, semoga nasehat mbah yai Imron marzuki tersebut dapat menjadi inspirasi kita untuk menjadi menusia yang dapat memberi manfaat kepada orang lai dimanapun kita beraa Amii.....

Mas Muhammad 

10 komentar:

  1. amin ya robbal alamin.. semoga bermanfaat bagi semua..

    BalasHapus
    Balasan
    1. kirim artikel tentang budu daya udang windu boleh juga n kirim sekalian udang windunya lebih ok ...ha...ha... syukron atas omment nya.

      Hapus
  2. udang windu nya masih kecil-kecil...

    BalasHapus
  3. assalamu'alaikum kak mad matur sembah nuwun pada panjenengan atas segala sumbangsih semoga apa yang menjadi tujuan jamaah kita (IHSAN)akan diridhoi Allah SWT dan kami akan selalu teringat akan wejangan-wejangan beliau (MBAH IMRON) yang pasti kan teremat dalam dadaku dan sekaligus akan mengamalkannya karena belaulah saya bisa mengenyam ilmunya meski hanya setetes embun ...... (dari alimansurga)

    BalasHapus
    Balasan
    1. wa alaikum salam
      terimakasih mas Aliman telah mengunjungi blog IHSAN semoga keberadaan blog ini dapat menjadi sarana komunikasi ihwan ihwat ihsan dan menjadi media dakwah serta terus dapat memberi motivasi dalam ber amar ma'ruf nahi mungkar.semoga hidayah dan pertolongan Allah swt senantiasa menyertai kita semua Amiiin......

      Hapus
  4. Assalamu'alaikum Wr. Wb.
    Teruntuk Kakak Mubarrok yang saya hormati,
    Salam hormat & sejahtera selalu........semoga kita senantiasa dijalan Allah SWT yang menuju ridlo-nya....
    Kak Mubarok.....??? Lew`at blog IHSAN ini saya mau tanya Tentang Fadlilah dan keutamaan SHOLAWAT NARIYAH berikut sumbernya-2? . Ma'af kak mad bukan saya tidak mengerti tapi supaya lebih memperjelas & memahaminya agar nantinya kalau ada yang bertanya saya bisa menerangkan sekaligus tentang sumbrnya (hadits). Sebab begini saya memperoleh BULETIN dari salah satu PONPES di Pantura yang beraliran GARIS KERAS yang isinya tentang MENDISKREDITKAN TENTANG SHOLAWAT NARIYAH!!!! yang bunyi salah satu paragrafnya adalag sbb :
    "sholawat ini sering dibaca oleh orang sufi bahkan menjadi bacaan wajib karn diyakininya apabila dibaca 4.444 maka kesusahan akan sirna, barang yang hilang akan kembali, rizki akan lancar, serta tercapai segala keinginan dan kebutuhan. Syaih Muhammad bin Jamil Zainu dalam kitab Majmu'atu Rasa'il attauhid al-islamiyah menjelaskan : bahwa anggapan sholawat ini mengandung banyak keutamaan adalah BATIL yg tidak berdasar sama sekali (karena tidak ada dalil yang shoheh). Apabila jika kita mengetahui lafadz bacaannya yang banyak mengandung KESYIRIKAN".

    Mohon penjelsan Kakak Mubaroq tentang hal tersebut & untuk lebih jelasnya nanti akan saya akan berikan BULETINYA.

    BalasHapus
    Balasan
    1. wa alaikum salam Wr Wb.
      terma kasih atas pertanyaannya tentang membaca sholawat yang perintahnya sangat jelas sekali dalam Al Qur'an surah Al ahzab ayat 56 sbg dasar hukum, mengenai content sholawat nariyah tifrijiyyah itu sendiri sudah banyak dijelaskan oleh para ulama berikut kutpan penjelasan tentan hal tsb diatas :
      Shalawat Nariyah (shalawat memohon kelepasan dari kesusahan dan bencana) adalah antara shalawat yang terkenal diamalkan oleh para ulama kita. Shalawat ini juga dikenali sebagai Shalawat at-Tafrijiyyah al-Qurthubiyyah (dinisbahkan kepada Imam al-Qurthubi), dan ada juga ulama yang menisbahkannya kepada Imam ‘Ali Zainal ‘Abidin bin Imam al-Husain r.anhuma.
      Keterangan ini semuanya merujuk kepada para ulama dan melihat akan karangan-karangan terdahulu seperti “Afdhalush Shalawat ‘ala Sayyidis Saadaat” karangan Syaikh Yusuf bin Ismail an-Nabhani, “Jawahirul Mawhub” dan “Lam`atul Awrad” kedua-duanya karangan Tok Syaikh Wan ‘Ali Kutan al-Kelantani, “Khazinatul Asrar” karangan Syaikh Muhammad Haqqi an-Naazili dan lain-lain lagi.
      Tidak Ada Yang Bertentangan Dengan Shalawat Nariyah
      Mengenai shalawat nariyah, isinya tidak ada yg bertentangan dengan syariah, makna kalimat : yang dengan beliau terurai segala ikatan, hilang segala kesedihan, dipenuhi segala kebutuhan, dicapai segala keinginan dan kesudahan yang baik, adalah kiasan, bahwa Beliau SAW pembawa Al-qur’an, pembawa hidayah, pembawa risalah, yg dengan itu semualah terurai segala ikatan dosa dan sihir, hilang segala kesedihan yaitu dengan sakinah, khusyu dan selamat dari siksa neraka, dipenuhi segala kebutuhan oleh Allah SWT, dicapai segala keinginan dan kesudahan yang baik yaitu husnul khatimah. Ini adalah kiasan dari sastra arab tentang cinta, sebagaimana pujian Abbas bin Abdulmuttalib ra kepada Nabi SAW dihadapan beliau SAW : “… dan engkau (wahai Nabi SAW) saat hari kelahiranmu maka terbitlah cahaya dibumi hingga terang benderang, dan langit bercahaya dengan cahayamu, dan kami kini dalam naungan cahaya itu dan dalam tuntunan kemuliaan (Al Qur’an) kami terus mendalaminya” (Mustadrak ‘ala shahihain hadits no.5417), tentunya bumi dan langit tidak bercahaya terang yg terlihat mata, namun kiasan tentang kebangkitan risalah.
      Sebagaimana ucapan Abu Hurairah ra : “Wahai Rasulullah, bila kami dihadapanmu maka jiwa kami khusyu” (shahih Ibn Hibban hadits no.7387), “Wahai Rasulullah, bila kami melihat wajahmu maka jiwa kami khusyu” (Musnad Ahmad hadits no.8030).
      Semua orang yg mengerti bahasa arab memahami ini, cuma kalau mereka tidak memahami bahasa ini maka langsung memvonis musyrik, tentunya berasal dari dangkalnya pemahaman tauhid,
      Mengenai kalimat diminta hujan dengan wajahnya yang mulia, adalah cermin dari bertawassul pada beliau saw para sahabat sebagaimana riwayat shahih Bukhari.
      Mengenai jumlah bacaan 4444X atau lainnya itu adalah ijtihad sebagian ulama, tidak wajib untuk diikuti dan tidak ada larangan untuk mengamalkannya,
      Shalawat ini bukan berasal dari Rasul SAW, namun siapapun boleh membuat shalawat atas Nabi SAW, sayyidina Abubakar shiddiq ra membuat shalawat atas Nabi SAW, Sayyidina Ali bin abi thalib kw membuat shalawat, juga para Imam dan Muhadditsin, shalawat Imam Nawawi, Shalawat Imam Shazili, dan banyak lagi, bahkan banyak para muhadditsin yg membuat maulid, bukan hanya shalawat.

      Hapus
  5. Assalamu'alaikum Wr. Wb.
    Matur sembah nuwun atas jawaban yang telah Mas Mat sampaikan semoga akan menambah keimanan kita dan sekaligus kecintaan kita terhadap Allah SWYT dan Kanjeng Nabi Muhammad Saw.

    lain dari pada diatas .....
    menyikapi akan perjuangan Mbag Imron di Brondong khususnya di Sentono. Karena dengan suritauladan Beliau Bagaimana memberi coretan sedikit ataupun kaulau bisa membukukukan tentang "Napak Tilas Mbah Imron di Brondong" atau sejenisnya ? .....
    Terima kasih kami ucapkan..........
    Wassalamu'alikum Wr. Wb.
    (ALIMANSURGA)

    BalasHapus
    Balasan
    1. wa alaikum salam Wr Wb
      InsyaAllah kami juga punya rencana untuk membuat Biografi mbah yai Imron marzuki tetapi kami butuh banyak waktu dan tenaga untuk mencari dan menggali sumber informasi karena memang dari sedikit yang kami tahu perjalanan dakwah beliau yang tampaknya menyukai tantangan dalam dakwah dengan selalu berpindah tempat bila dirasa dakwahnya sudah membuahkan hasil dengan ditandai berdirinya masjid dan madrasah dan juga masa lajang beliau yang sempat menjadi pasukan HIZBULLAH dalam rangka mmperjuangkandan mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia sehinngga beliau mbah yai Imron Marzuki mendapat penghargaan piagam Veteran yang ditandatangi oleh jendral Poniman. itulah sekelumit yang saya tahu dan untuk membuat biografi tentu butuh waktu dan tenaga yang extra semoga diberikan kemudahan oleh Allah swt Amiiin.

      Hapus